WELCOME MY BLOG | SELAMAT DATANG DI MASUKSIINI.BLOGSPOT.COM | APA AJA DEH YANG PENTING SHARE

Senin, 11 Juni 2012

Analisa Penilaian Formasi (gambaran umum)


      Dalam industri perminyakan,pekerjaan pencarian sumber daya minyak (cekungan produktif) sangat ditentukanoleh faktor skill dan kinerja pengenalan lapangan yang memadai. Seorang engineerdituntut untuk mampu menganalisa data yang diperoleh di lapangan untukselanjutnya menentukan apakah formasi tersebut produktif atau tidak. Analisadata yang dilakukan umumnya antara lain meliputi analisa serpihan lumpur bor (cutting)dan analisa logarithmic.
      Analisa cutting dilakukan dalam
kerangka pekerjaan mud logging yang terutama untuk mengidentifikasi saturasi hidrokarbon dan mengestimasi karakteristik reservoir. Dewasa inianalisa cutting untuk mengestimasi karakteristik reservoir hanyadititikberatkan pada analisa lithologinya yang dimaksudkan untuk menggambarkanmacam-macam batuan untuk tiap interval kedalaman. Sedangkan untuk menganalisaadanya indikasi hidrokarbon dititikberatkan pada penampakan noda (staining),aroma (odor) dam pemeriksaan hidrokarbon.
      Analisa logarithmic (analisa log)dibedakan atas tiga komponen berupa Log Lithologi, Log Resistivity dan Logporosity. Log Lithologi meliputi Gamma Ray (GR) Log dan Spontaneous Potential(SP) Log. Untuk Log Resistivity diantaranya adalah Induction Log, Short NormalLog, Microlog, Lateral Log dan MSFL. Log Porosity sendiri terdiri dari NeutronLog dan Sonic Log.
Pada umumnya aplikasi di lapangantidak hanya menggunakan salah satu jenis log tetapi cenderung untukmengkombinasi beberapa jenis log (combination log) untuk menentukankarakteristik reservoir yang diuji. Hal ini diharapkan dapat memberikangambaran yang jelas mengenai karakteristik mendasar dari suatu lapisan formasidan menentukan produktif tidaknya suatu reservoir.

0 comments:

Posting Komentar